Ika Unpad Bentuk Pengurus Baru dan Kenalkan 4 Program Prioritas

Ketua Ikatan Alumni (Ika) Universitas Padjadjaran Irawati Hermawan melantik sejumlah pengurus Ika Unpad periode 2020-2024. Pelantikan digelar secara terbatas di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (17/10).

Irawati mengatakan, lokasi pelantikan pengurus Ika Unpad di Gedung Sate merupakan bentuk penghormatan Ika Unpad kepada Jawa Barat sebagai provinsi tempat Unpad dilahirkan.

“Gedung Sate adalah ikon Jawa Barat, yang patut disejajarkan dengan semangat yang diusung para pendiri Unpad,” ujarnya.

Lebih lanjut alumnus Fakultas Hukum Unpad tersebut mengatakan, kepengurusan Ika Unpad ini bersifat inklusif dengan memperhatikan keterlibatan perempuan dan kelompok berkebutuhan khusus. Diharapkan, hal ini menjadikan Ika Unpad semakin terbuka bagi para alumni.

“Dalam kepengurusan ini kami sangat terbuka bagi alumni yang ingin berkiprah. Dengan jumlah keanggotaan yang lebih dari 180.000 orang, kami berharap Ika Unpad selain menjadi aset Jawa Barat yang juga dapat memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa,” kata Ira dalam rilis yang diterima Kantor Komunikasi Publik Unpad.

Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti yang menyaksikan pelantikan secara virtual menyampaikan apresiasinya terhadap kepengurusan baru Ika Unpad. Pelantikan ini merupakan momentum untuk menguatkan ikatan Unpad dengan para alumni hingga mahasiswa.

Rektor juga berharap agar Ika Unpad dapat bersiergi dalam penanganan Covid-19 hingga menancapkan reputasi dan rekognisi akademik di tingkat internasional.

“Hal ini demi mewujudkan upaya ‘Ngapungkeun Unpad’ dan untuk memudahkan alumni berkarier di tingkat nasional maupun internasional,” kata Rektor.

Pelantikan ini juga diapresiasi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dalam sambungan virtual, Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, berharap kerja sama antara Pemprov Jabar dan Ika Unpad dapat langsung bersinergi secepatnya.

Baca juga:  Ini Mekanisme Pembagian Jas Almamater Unpad

Emil juga mengajak Ika Unpad untuk berkontribusi membangun Jabar sebagai provinsi terdepan, terbaik, dan juara lahir batin.

Dalam kesempatan tersebut, Ira juga menyerahkan dana abadi (endowment fund) perdana sebesar Rp 200 juta secara simbolis kepada Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Unpad Dr.Eng. Boy Yoseph Cahya Sunan Sakti Syah Alam.

Dana abadi merupakan program Unpad untuk mewujukan amanat statuta sebagai PTN Badan Hukum. Bagi Unpad, dana abadi ini penting untuk mendukung kemandirian dan keberlanjutan sebagai PTN Badan Hukum.

Dana dihimpun dari hasil donasi untuk disimpan selamanya atau diinvestasikan. Donatur yang berpartisipasi merupakan kelompok yang peduli untuk mewujudkan peningkatan keunggulan Unpad. Donatur ini meliputi kaum filantropi, alumni, dunia usaha, lembaga, dan masyarakat.

Empat Program Ika Unpad

Dalam acara pelantikan pengurus Ika Unpad 2020-2024, Irawati juga empat program prioritas utama Ika Unpad. Program pertama adalah “Jabar Feeds Indonesia Center (Jafic)”.

Program Jafic merupakan program yang dimotori alumni di bidang agrokompleks. Melalui program ini, Ika Unpad akan berperan aktif dalam mewujudkan Jabar sebagai pusat kebutuhan pangan Indonesia.

Program kedua adalah pendirian Pusat Statistik Ekonomi Makro dan Pusat Analisis Kebijakan Publik. Sebagai salah satu institusi intelektual utama di Jawa Barat, Ika Unpad diharapkan dapat berperan aktif dalam penyelesaian masalah bangsa melalui sumbangan pemikiran dari alumni. Dua pusat ini menjadi ciri khas dari Ika Unpad.

Program selanjutnya adalah Wakaf Al-quran dan Halal Center. Ika Unpad ingin berperan dalam menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara pusat halal dan wakaf Alquran terbesar di dunia.

Program terakhir adalah pendirian Pusat Dana Abadi. Lembaga ini berfungsi memfasilitasi dan menjembatani para alumni yang ingin “mulang tarima” atau membalas kebaikan kepada almamater.(arm)*